Sabtu, 22 September 2012

Teruntuk Teman Hidupku




Teman…
Jika suatu saat nanti kita dipertemukan
Ajari aku sebagai sahabat yang baik
Sahabat selalu mendukung dan mendengar keluh kesah

Seorang pejuang

Teman…

Jika suatu saat nanti kita disatukan
Dalam suatu ikatan yang diberkahi
Ajari ku sebagai seorang istri dan ibu
Mendidik anak-anak yang tangguh dengan segala kondisi
Di rumah kita nanti

Teman…

Jika suatu saat nanti aku salah
Maka ajarilah aku untuk memperbaiki kesalahan itu
Dengan cara-cara penuh kasih dan cinta
Bukan dengan caci maki atau mendiamkannya

Teman…

Jika suatu saat nanti aku tak bisa seperti engkau ingin
Maka terimalah ia apa adanya
Jangan engkau berpaling dari ia
Karena ia sadar jauh dari sempurna
Dan tak cantik

Teman…

Jika suatu saat nanti ia tak bisa mengerti dan paham
Dengan penjelasan dan keinginan engkau semua
Mohon jangan cepat engkau mengatakan
Ia manusia tak berguna
Karena ia perlu proses untuk memahami dan mengerti
Tentang sikap dan rasa engkau
Karena engkau adalah orang baru dalam hidupnya
Selama ini ia hanya paham
Tentang tanggung jawab sebagai anak dan adik
Belum mengerti apa sesungguhnya peran seorang istri
Ia hanya baru meraba-raba
Melalui perabaan itu
Ia coba untuk memberi terbaik
Untuk teman hidupnya

Teman…

Ku berharap pada mu…
Ajari aku untuk mencintai Allah
Ajari aku tentang rindu
Ajari aku tentang perjuangan
Ajari aku tentang ketulusan
Ajari aku tentang kesabaran
Jangan pernah engkau bosan untuk mengajari ia
Karena ia perlu bimbingan….
Melalui bimbingan mu
Ia merasa mulia dan bahagia
Hingga apabila kita lalui bersama
Berbuah ketulusan cinta dan mencintai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar